ANTISIPASI KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK, KAPOLSEK BERI SOSIALISASI UNTUK WARGA KRUENG BARONA JAYA

Kapolsek Krueng Barona Jaya Berikan Sosialisasi (Humas Polresta)

ACEH BESAR
- Dalam rangka memutuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kapolsek Krueng Barona Jaya Ipda Cut Laila Surya, SH memberikan sosialisasi kepada warga Krueng Barona Jaya di gedung UDKP setempat, Jumat Pagi (17/7). 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya mengajak semua pihak untuk memutuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

“Perempuan berperan penting dalam mendidik dan merawat generasi pemimpin bangsa, dan anak-anak adalah calon pemimpin bangsa yang akan membawa arah pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Oleh karena itu, jelasnya, pemerintah daerah juga harus berinvestasi besar bagi kesejahteraan perempuan dan tumbuh kembang anak untuk bangsa Indonesia yang lebih baik,” Sebut Cut Laila.

Wanita yang kerap disapa Cut Uya juga menghimbau bagi orang tua untuk sama-sama menjaga anaknya dari kekerasan Sexsual, karna mustahil pihak Kepolisian bisa mengawasi sendiri tanpa adanya bantuan dari masyarakat.

“Banyak cara yang sering dilakukan oleh orang yang berperilaku seksual, diantaranya dengan cara bersiul memanggil seorang perempuan baik anak – anak maupun perempuan dewasa, serta bagaimana ia menyentuh seseorang dengan tangannya, maka kita harus menghindari perilaku orang tersebut,” Ungkap Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, ada cara untuk mengatasi kekerasan bagi anak-anak, yaitu dengan cara berlari menjauhi orang tersebut serta melaporkan kepada orang tuanya atau kerabat terdekat, dankemudian segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait untuk di tindaklanjuti.

"Mari sama-sama kita menjaga anak-anak kita agar terhindari dari kasus ini, dan juga kepada anak-anak di himbau untuk tidak sembarangan dalam bermain Internet, pergunakanlah waktu bermain internet  untuk yang bermanfaat semisal untuk keperluan pelajaran sekolah," Sambungnya.

Selain giat sosialisasi kekerasan terhadap anak dan perempuan juga disampaikan tentang penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang harus dipatuhi oleh masyarakat guna untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 ini. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar